HETI PIU RSPTN – IRC Unila

Ketua MPR RI Kunjungi RSPTN Unila

(Unila): Universitas Lampung (Unila) terus menunjukkan langkah konkret dalam pengembangan layanan kesehatan melalui pembangunan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN), Rabu, 20 Agustus 2025.

Dalam pertemuan resmi yang digelar, hadir sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua MPR RI, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani, Rektor Itera, jajaran Wakil Rektor Unila, Ketua HETI Project, serta tim pengembangan.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan laporan progres pembangunan RSPTN dan Gedung IRC (Integrated Research Center) yang menjadi bagian integral dari infrastruktur layanan kesehatan dan pendidikan di lingkungan Unila.

Berdasarkan laporan pelaksana proyek, pembangunan Gedung RSPTN dan IRC Unila telah mencapai progres sebesar 64,9% pada minggu ke-75 sejak dimulainya pembangunan.

Rektor dalam sambutannya menyampaikan harapan agar Unila dapat berkolaborasi dengan MPR RI dalam pengembangan riset dan pembangunan RSPTN.

“Kami berharap dukungan penuh dari Ketua MPR RI dan seluruh pihak terkait untuk mempercepat penyusunan proposal rumah sakit pendidikan ini. Saat seluruh infrastruktur dan SDM siap, maka RSPTN akan menjadi pilar penting pendidikan kedokteran di wilayah Sumatra,” ujar Rektor Unila.

Rektor menambahkan, dari sisi sumber daya manusia, RSPTN Unila telah memiliki sejumlah dokter spesialis dan menjalin kerja sama aktif dengan RSUD Abdul Moeloek serta Universitas Sriwijaya (Unsri).

“Hampir semua sudah punya dokter spesialisnya. Tentunya bekerja sama juga dengan RS Abdul Moeloek. Spesialis yang sudah berjalan itu ada Paru, kalau untuk Obgyn masih kerja sama dengan Unsri dan kami juga disupport Bapak-Ibu dari Unpad untuk membuka lima spesialis lagi seperti Anak, Bedah, Anestesi, Rakit Dalam, dan Mata,” lanjut Rektor Unila.

Ketua MPR RI dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan fasilitas ini. MPR RI menegaskan, penguatan infrastruktur pendidikan, termasuk sektor kesehatan akademik, merupakan bagian dari agenda strategis nasional.

“MPR RI akan terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan yang berkualitas, termasuk dalam sektor kesehatan akademik seperti RSPTN ini,” ujarnya.

Dengan dukungan lintas lembaga dan komitmen penuh dari berbagai pemangku kepentingan, RSPTN Unila diharapkan menjadi rumah sakit pendidikan modern yang mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan dan pendidikan kedokteran secara berkelanjutan di masa depan. [Dini Aulia H., Unila]

More from the blog

Unila Gelar Review Mission Proyek HETI-ADB Pastikan Kesiapan Operasional RSPTN dan IRC

(Unila): Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan pertemuan Review Mission bersama Tim Asian Development Bank (ADB) guna mengevaluasi fase akhir pembangunan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri...

Revisi Waktu Pendaftaran Inhouse Training on Research Occupational Health and Safetyy (OHS) Laboratory

Yth: 1. Dekan Fakultas Kedokteran 2. Dekan Fakultas MIPA 3. Dekan Fakultas Pertanian 4. Dekan Fakultas Teknik Di Universitas Lampung Dalam rangka meningkatkan kompetensi dosen dalam praktik Keselamatan dan...

Permintaan Mengupload Laporan Hasil Riset Tahun ke-3

Yth, Ketua Peneliti Research Innovation and Collaboration Program, HETI Project Unila batch 1 dan 2 Tahun ketiga di Universitas Lampung Berdasarkan kontrak perjanjian Research...

Rektor Unila Kunjungi SCCR Semarang untuk Pengembangan RSPTN dan IRC

(Unila): Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., bersama jajaran pimpinan fakultas serta Direktur Pascasarjana Unila melakukan kunjungan...
EnglishIndonesianJapanese